Jumat, 27 November 2015

Lembaga Sosial


LEMBAGA SOSIAL
Definisi lembaga sosial atau kemasyarakatan sesungguhnya merupakan terjemahan dari kata social institution atau ada juga yang menggunakan istilah pranata.

A.    Ciri-Ciri Umum Lembaga Sosial
Lembaga sosial yang terdapat di masyarakat memiliki ciri-ciri tertentu. Gillin dan Gillin seperti dikutip Soerjono Soekanto dalam Sosiologi Suatu Pengantar (1987) menguraikan beberapa ciri umum lembaga sosial sebagai berikut.
1.      Suatu lembaga sosial adalah organisasi pola-pola pemikiran dan pola-pola perilaku yang terwujud melalui aktivitas-aktivitas kemasyarakatan dan hasil-hasilnya. Lembaga sosial terdiri atas adat istiadat, tata kelakuan, kebiasaan, serta unsur-unsur kebudayaan lainnya yang secara langsung maupun tidak langsung tergabung dalam satu unit fungsional.
2.      Ciri dari semua lembaga sosialadalah memiliki tingkat kekekalan tertentu. Sistem-sistem kepercayaan dan aneka macam tindakan baru menjadi bagian lembaga sosial setelah melewati waktu yang relatif lama.
3.      Lembaga sosial mempunyai satu atau beberapa tujuan tertentu. Ada kemungkinan tujuan-tujuan tersebut tidak sesuai atau sejalan dengan fungsi lembaga yang bersangkutan apabila  di pandang dari sudut kebudayaan secara menyeluruh. Pembedaan antara tujuan dengan fungsi sangat penting karena tujuan suatu lembaga adalah tujuan pula bagi golongan masyarakat tertentu dan golongan masyarakat bersangkutan pasti akan  berpegang teguh padanya. Sebaliknya, fungsi sosial lembaga sosial tersebut yaitu peranan lembaga tadi dalam dalam sistem sosial dan kebudayaan masyarakat bersangkutan mungkin tidak diketahui atau disadari golongan masyarakat tersebut. Mungkin fungsi tersebut baru disadari setelah terwujudkan dan kemudian ternyata berbeda dengan tujuannya.
Contohnya, lembaga perbudakan yang bertujuan untuk mendapatkan tenaga buruh yang semurah-murahnya, tetapi dalam pelaksanaan ternyata sangat mahal.
4.      Lembaga sosial mempunyai alat-alat perlengkapan yang dipergunakan untuk mencapai tujuan lembaga bersangkutan, seperti bangunan, peralatan, dan mesin. Bentuk serta penggunaan alat-alat tersebut biasanya berlainan antara satu masyarakat dengan masyarakat lain.
Contohnya, gergaji Jepang di buat sedemikian rupa sehingga alat tersebut akan memotong apabila ditarik. Sebaliknya, gergaji Indonesia baru memotong apabila didorong.
5.      Lambang-lambang biasanya juga merupakan ciri khas dari suatu lembaga sosial. Lambang-lambang tersebut secara simbolis menggambarkan tujuan dan fungsi lembaga yang bersangkutan
Contoh, kesatuan TNI masing-masing mempunyai panji, setiap provinsi memiliki lambang-lambang sendiri, atau motto setiap kabupaten yang berbeda-beda.
6.      Suatu lembaga sosial mempunyai tradisi tertulis ataupun tak tertulis yang merumuskan tujuannya, tata tertib yang berlaku, dan lain-lain. Tradsi tersebut merupakan dasar bagi lembaga tersebut dalam pekerjaannya memenuhi kebutuhan-kebutuhan pokok masyarakat, di mana lembaga kemasyarakatan tersebut menjadi bagiannya.
Contohnya, lembaga perkawinan.                                           

B. Cara-Cara Mempelajari Lembaga Sosial
    Lembaga sosial yang ada dalam masyarakat dapat ditelaah dan dikaji secara ilmiah. Metode-metode yang di gunakan untuk mengkaji dan menelaah lembaga sosial yaitu :
a.  Analisis Historis
Analisis historis berupaya menelaah dan mengkaji lembaga sosial melalui sejarah, asal-usul dan perkembangan suatu lembaga sosial. Contohnya, lembaga keluarga dalam hal memilih jodoh. Pada awal mulanya, permasalahan jodoh ditentukan oleh pemimpin spiritual dalam suku masing-masing. Kondisi ini selanjutnya berubah, orangtua yang menentukan jodoh anak-anaknya. Pada perkembangan dewasa ini, anak-anak sendiri yang menentukan jodoh.
b.  Analisis Fungsional
Analisis fungsional berupaya mengkaji mengenai fungsi dari suatu lembaga sosial terhadap tata kehidupan masyarakat termasuk seberapa besar keterkaitannya dengan lembaga-lembaga sosial yang ada secara fungsional. Contohnya, analisis terhadap lembaga perkawinan sudah tentu akan berkaitan dengan pergaulan muda-mudi, lembaga keluarga.
c.   Analisis Komparatif
Analisis komparatif berupaya menelaah suatu lembaga tertentu dalam berbagai masyarakat berlainan tersebut. Analisis komparatif dilakukan untuk mengkaji lebih jauh mengenai persamaan dan perbedaan dari masing-masing lembaga sosial pada beberapa suku bangsa atau masyarakat. Contohnya, lembaga ekonomi pada masyarakat nelayan berbeda dengan lembaga ekonomi pada masyarakat petani. Letak perbedaannya adalah dalam hal peralatan, permodalan, sistem bagi hasil, dan penjualan.

Nama       : ULYA HIMAWATI
Kelas       : XII IPS 1
No.absen : 37

Tidak ada komentar:

Posting Komentar